APJII Sulampua Sediakan Internet dan Posko Makan Gratis Korban Gempa

APJII Sulampua Sediakan Internet dan Posko Makan Gratis Korban Gempa post thumbnail image

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Pengurus Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) segera mendirikan dapur khusus yang menyediakan makanan siap saji di ‘Posko Makan Gratis untuk Korban Gempa’ di Tappalang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Posko ini akan menawarkan menu makanan variatif yang disajikan secara prasmanan kepada para pengungsi dan masyarakat terdampak gempa bumi khususnya di Tappalang, sebagai pusat gempa dan warga lain di sekitar wilayah Kabupaten Majene hingga Mamuju Sulawesi Barat.

Arry AS, Ketua APJII Pengurus Wilayah Sulampua, mengatakan pihaknya telah membentuk tim untuk membantu masyarakat terdampak gempa dengan membuka Posko Makan Gratis di Kelurahan Sirindu dan Tappalang. Ini sebagai bentuk perhatian dan rasa empati kami atas musibah yang menimpa saudara-saudari kita di Sulawesi Barat.

“APJII Peduli juga akan menyediakan layanan jaringan internet gratis di beberapa titik pengungsian dengan menggunakan perangkat satelit,” kata Arry seperti dikutip dari waktu.co.id, baru-baru ini.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status penanganan bencana gempa bumi dengan magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat sebagai tanggap darurat. Penetapan status tanggap darurat itu dilakukan Gubernur Sulawesi Barat HM Ali Baal Masdar melalui surat nomor 001/Darurat-SB/I/2021 sejak 15 Januari 2021 sampai 28 Januari.

Pengungsi Hampir 90 Ribu Jiwa

Per Sabtu (23/1), Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Provinsi Sulawesi Barat melaporkan 89.624 warga Kabupaten Mamuju dan Majene masih mengungsi pascabencana gempa yang melanda wilayah itu.

Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 91 jiwa, tiga orang dinyatakan hilang di Kabupaten Majene dan dua orang meninggal di pengungsian. Sedangkan 320 jiwa dengan luka sangat berat masih dirawat di sejumlah rumah sakit, 426 jiwa luka berat, 240 jiwa luka sedang, dan 2.703 jiwa luka ringan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post